Kamis, 25 Februari 2010

ILMU PELAYARAN ASTRONOMI

PERBAIKAN TINGGI BENDA ANGKASA

Observasi benda angkasa dilakukan oleh navigator dengan pengukuran tinggi ukur memakai sextant serta mencatat pada penunjuk pengukur waktu (chronometer). Tinggi ukur yang diperoleh terlebih dahulu dikoreksi kesalahan pesawat sextant, yaitu :

  1. koreksi indek sextant
  2. koreksi kaca berwarna ( jika digunakan )
Koreksi-koreksi lain yang harus dijabarkan untuk mendapatkan tinggi sejati benda angkasa disebut perbaikan tingg, terdiri dari :


  • Lengkungan Sinar Astronomi ( lsa )
  • Penundukan Tepi Langit Maya ( ptlm )
  • Paralak dalam tinggi ( po cos ti )
  • Setengah garis tengah b . .a . ( 0,5 gt )

Lengkungan sinar
lengkungan sinar atau lazim disebut refraksi terdiri dari dua jenis yaitu lengkungan sinar astronomis dan lengkungan sinar bumiawi.
Lengkungan sinar astronomis ( lsa ) adalah sudut kearah mana kita melihat benda angkasa dan arah sebenarnya.
Semua benda angkasa berada diluar atsmosfer bumi dan sinarnya masuk melalui beberapa lapisan yang semakin tebal. Hal ini mengakibatkan sinar dari benda angkasa dibiaskan sehingga nampak melengkung, arah benda angkasa yang nampak berbeda dengan arah sebenarnya.

ketentuan :

  1. Besarnya nilai lsa tergantung pada tinggi setempat maya, suhu udara dan tekanan udara
  2. Daftar XIX memberikan nilai lsa untuk rata-rata suhu 10 derajat celcius dan tekanan udara 1016 mb. Daftar XX dan XXI juga memberikan koreksi yang harus di jabarkan jika suhu dan tekanan menyimpang dari rata-rata.
  3. Koreksi lsa sangat diperhitungkan khususnya jika tinggi benda angkasa relatip kecil ( kurang dari 10 derajat ) atau dekat dengan cakrawala.
  4. Jika tinggi = 90 derajat maka nilai lsa = 0 (minimum)
  5. Jika tinggi = 0 derajat maka nilai lsa = -36' (maksimum)

GHONI dan BELA NEGARA

BELA NEGARA
Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara.
Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara dan Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang.
Kesadaran bela negara itu hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara. Spektrum bela negara itu sangat luas, dari yang paling halus, hingga yang paling keras. Mulai dari hubungan baik sesama warga negara sampai bersama-sama menangkal ancaman nyata musuh bersenjata. Tercakup di dalamnya adalah bersikap dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara.

Rabu, 24 Februari 2010

ILMU PELAYARAN ASTRONOMI

SISTEM NAVIGASI ASTRONOMI
A.DASAR-DASAR NAVIGASI ASTRONOMI

Sebagai salah satu sistem didalam ilmu pelayaran navigasi astronomi telah dikenal sejak lama, untuk menjamin keselamatan pelayaran sistem tersebut terus di tumbuhkembangkan sesuai kemajuan ilmu dan tehnologi. Para perwira dikapal pelayaran samudera setiap hari menggeluti navigasi astronomi, khususnya jika kapal berada dilaut luas yang jauh dari daratan. Sebagai awal mempelajari navigasi astronomi terlebih dulu perlu mengenal beberapa pengertian dasar.

1. Pengertian
a. Capt.H.H.Shufeldt USNR memberi pengertian bahwa navigasi adalah ilmu dan seni.
b. Navigasi astronomi adalah suatu sistem penentuan posisi kapal melalui observasi benda angkasa seperti bulan, bintang, matahari, dan planet-planet. Instrument navigasi yang di gunakan adalah sextant, chronometer dan compass dengan perhitungan tabel-tabel serta Almanak Nautika.