PERBAIKAN TINGGI BENDA ANGKASA
Observasi benda angkasa dilakukan oleh navigator dengan pengukuran tinggi ukur memakai sextant serta mencatat pada penunjuk pengukur waktu (chronometer). Tinggi ukur yang diperoleh terlebih dahulu dikoreksi kesalahan pesawat sextant, yaitu :
Observasi benda angkasa dilakukan oleh navigator dengan pengukuran tinggi ukur memakai sextant serta mencatat pada penunjuk pengukur waktu (chronometer). Tinggi ukur yang diperoleh terlebih dahulu dikoreksi kesalahan pesawat sextant, yaitu :
- koreksi indek sextant
- koreksi kaca berwarna ( jika digunakan )
- Lengkungan Sinar Astronomi ( lsa )
- Penundukan Tepi Langit Maya ( ptlm )
- Paralak dalam tinggi ( po cos ti )
- Setengah garis tengah b . .a . ( 0,5 gt )
Lengkungan sinar
lengkungan sinar atau lazim disebut refraksi terdiri dari dua jenis yaitu lengkungan sinar astronomis dan lengkungan sinar bumiawi.
Lengkungan sinar astronomis ( lsa ) adalah sudut kearah mana kita melihat benda angkasa dan arah sebenarnya.
Semua benda angkasa berada diluar atsmosfer bumi dan sinarnya masuk melalui beberapa lapisan yang semakin tebal. Hal ini mengakibatkan sinar dari benda angkasa dibiaskan sehingga nampak melengkung, arah benda angkasa yang nampak berbeda dengan arah sebenarnya.
ketentuan :
- Besarnya nilai lsa tergantung pada tinggi setempat maya, suhu udara dan tekanan udara
- Daftar XIX memberikan nilai lsa untuk rata-rata suhu 10 derajat celcius dan tekanan udara 1016 mb. Daftar XX dan XXI juga memberikan koreksi yang harus di jabarkan jika suhu dan tekanan menyimpang dari rata-rata.
- Koreksi lsa sangat diperhitungkan khususnya jika tinggi benda angkasa relatip kecil ( kurang dari 10 derajat ) atau dekat dengan cakrawala.
- Jika tinggi = 90 derajat maka nilai lsa = 0 (minimum)
- Jika tinggi = 0 derajat maka nilai lsa = -36' (maksimum)
